Wagub Sumbar : TdS 2019 Penghubung Pulau Sumatera

Wagub Sumbar Nasrul Abit (dua dari kiri)
Wagub Sumbar Nasrul Abit (dua dari kiri) (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF  -- Tour de Singkarak (TdS)  ke-11 akan menjadi langkah awal penghubung seluruh provinsi yang ada di Sumatera Barat melalui kayuhan sepeda.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit yang menyatakan TdS edisi ke-11 ini melebarkan rute hingga ke Provinsi Jambi.

baca juga: Operasi Yustisi di Padang Tindak 52 Orang yang Kedapatan Langgar Perwako Pola Hidup Baru

Baca juga : Digelar Besok, 108 Pembalap Siap Adu Kemampuan di Tour de Singkarak 2019

Ada dua daerah di Jambi yang masuk etape perhelatan TdS 2019 yakni Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Kerinci masuk rangkaian etape 7, yang berlangsung pada Jumat 8 November 2018. Sementara Sungai Penuh menjadi tuan rumah etape 8, Sabtu 9 November 2019.

baca juga: Kampanye, Paslon Erick Hariyona - Syawal Prioritaskan Pendidikan dan Agama

Di luar Jambi yang sudah masuk rangkaian perjalanan TdS, ada beberapa daerah lain di Pulau Sumatra mengajukan diri menjadi tuan rumah.

"Kota Pekanbaru, Riau dan Kabupaten Muko-Muko, Bengkulu berminat menjadi tuan rumah event sport tourism Tour de Singkarak pada penyelenggaraan tahun-tahun mendatang," ujarnya.

baca juga: Positif Covid-19 Sumbar Meningkat, Epidemiolog: Karena Gagal Mengontrol Pergerakan Orang

Menurutnya pada tahun 2019, pihaknya akan mengkoneksikan Sumatera. "Provinsi Jambi ikut menjadi tuan rumah, ke depannya bisa saja bertambah, karena Pekanbaru dan Muko-Muko juga minat," lanjutnya.

Ia melanjutkan, Sumatera Barat tidak keberatan jika ada provinsi lain ingin ikut serta menjadi tuan rumah sport tourism Tour de Singkarak.

baca juga: Cerita Pelajar Kampung Dilan dengan Adanya Program TMMD di Pessel

Tinggal Union Cycliste Internasional (UCI), Persatuan Balap Sepeda Internasional yang akan menentukan bisa atau tidaknya. Karena akan ada sejumlah pertimbangan, termasuk soal rute dan transportasi.

" Sumbar aman, tinggal saja, apakah transport memadai. Yang penting namanya tetap TdS dan harus melewati danau Singkarak. Nanti UCI yang akan menentukan. Kalau Pekanbaru dan Muko-Muko sudah lama minat. Tahun ini, baru Jambi yang ikut serta. Kita harapkan tahun-tahun mendatang aka bertambah," sambungnya.

[Halbert Caniago]

Penulis: Iwan R