Danau Singkarak Terancam Tak Dilewati Pebalap TdS 2019, Ini Kata Bupati Solok

Dermaga Danau Singkarak menjadi lokasi Grand Start TdS 2016.
Dermaga Danau Singkarak menjadi lokasi Grand Start TdS 2016. (istimewa)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Danau Singkarak terancam tidak dilewati oleh pebalap dalam ajang Tour de Singkarak (TdS) 2019. Hal tersebut lantaran adanya usulan pengalihan lokasi start yang diajukan oleh Pemkab Solok dari dermaga Singkarak ke Taman Hutan Kota Wisata (THKW), Arosuka.

Bupati Solok, Gusmal mengatakan, pada TdS 2019, lokasi start etape enam yang menjadi jatah Kabupaten Solok dipusatkan di THKW Arosuka dengan catatan tetap melewati kawasan Danau Singkarak kemudian menuju Solok Selatan via jalur timur.

baca juga: Semen Padang Bangun "Replika" Danau Singkarak di Taman Kehati untuk Lestarikan Ikan Bilih

Keputusan Pemkab Solok mengalihkan lokasi start etape enam berdasarkan pertimbangan dari pemerintah provinsi, ISSI dan UCI untuk mencari alternatif lokasi start selain dari dermaga Singkarak. Menurut tim survey TdS, lokasi dermaga Singkarak kurang representatif dari sisi estetika dan view yang disajikan untuk pembukaan.

Termasuk, dari sisi daya tampung parkir kendaraan dan kebutuhan acara pembukaan. Atas dasar pertimbangan tersebut, Pemkab Solok mengusulkan lokasi start TdS di THKW Arosuka. Lokasi tersebut dianggap sangat strategis lantaran memiliki track lurus.

baca juga: Gubernur Sumbar: Danau Maninjau Prioritas Pemerintah Pusat

Selain itu, kapasitas lokasi sangat memadai, baik untuk parkir, untuk acara dan masyarakat yang bakal menyaksikan TdS.
Dalam peta wisata unggulan kabupaten Solok, ada tiga lokasi yang menjadi prioritas yakni, THKW, Danau Singkarak dan Danau Kembar.

Menurut Gusmal, tidak ada salahnya menjadikan THKW sebagai lokasi Start TdS dengan catatan melewati dua pusat wisata lainnya. Pemkab Solok mengusulkan venue start dihelat di Arosuka (THKW), selepas itu para pebalap mengelilingi kawasan danau Singkarak dan menuju Solok Selatan dengan melewati Bukik Sundi, Payung Sekaki, Lembah Gumanti, dan Danau Kembar.

baca juga: Pelestarian Ikan Bilih di Taman Kehati Semen Padang Sukses, Pertumbuhannya Capai Ukuran Maksimal

Namun, setelah ditinjau oleh tim pariwisata Sumbar, tim teknis Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) dan Union Cicliste Internasionale, rute yang ditawarkan Pemkab Solok melebihi 200 Kilometer dan dikhawatirkan tidak disanggupi pebalap.

Tim survey dan tim teknis mengusulkan untuk memangkas rute yang ditawarkan. Selepas start di Arosuka, pebalap diarahkan menuju Kubung dan melintasi jalur timur menuju Solok Selatan.

baca juga: MotoGP Dimulai dengan Protokol Kesehatan Ketat

"Kita tentu tidak ingin menghilangkan Singkarak yang memang menjadi ikon TdS. Singkarak merupakan salah satu primadona Pariwisata Solok. Kita akan terus mendiskusikan ini hingga survey ketiga yang rencananya digelar 3 Oktober nanti," tegas Gusmal, Rabu (11/9).

[Syafriadi]

Penulis: Agusmanto