TdS 2018 Dimulai, Pembalap Kelilingi Kota Bukittinggi Dua Putaran

Para pembalap mulai mengikuti etape I mengelilingi Kota Bukittinggi dua kali putaran
Para pembalap mulai mengikuti etape I mengelilingi Kota Bukittinggi dua kali putaran (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -- Sebanyak 114 peserta balap sepeda Internasional Tour de Singkarak (TdS) 2018 pagi ini memulai balapan etape pertama setelah star di Kota Bukittinggi , Sumbar menuju Sijunjung. Setelah start pembalap berputar dua putaran mengelilingi kota dengan ikonik Jam Gadang tersebut.

Start dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dari Jalan Sudirman Lapangan Kantin Kota Bukittinggi . Pembalap dari 21 tim ini akan menempuh jarak sepanjang 140,5 kilometer hingga finish di Gedung Pancasila, Sijunjung.

baca juga: Pilkada Bukittinggi, UAS Dukung dan Doakan Erman Safar-Marfendi

Setelah start di Lapangan Kantin, pembalap bergerak melewati Panorama – Pasar Banto-Jalan Raya Bukittinggi Payakumbuh – Baso – Batusangkar – Istano Pagaruyuang – Saruaso – Sitangkai – Tanjung Ampalu- Gambok- Muaro Tobi – Tanah Badantuang – Lintas Sumatera – Perkampungan adat- dan finish Gedung Pancasila.

Start disaksikan oleh beberapa pejabat kementerian dan Pemprov Sumbar serta Bukitinggi. Tampak Staf Ahli bidang multi kultural Menteri Pariwisata Indonesia Dra. Esti Reko Astuti, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Wakil Wali Kota serta pejabat Forkopimda.

baca juga: Sempat Dihantam Longsor, Ini Kondisi Terkini Jalan Lintas Bukittinggi-Medan

Sebelum start dimulai, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam sambutannya menyampaikan mendukung penyelenggaraan TdS sepenuhnya. Dia berharap TdS jangan sampai dilepas ke daerah lain, sebab TdS membawa dampak yang sangat besar terhadap pariwisata khususnya Kota Bukittinggi .

"Kami akan terus mendukung pelaksanaan selanjutnya," ujarnya.

baca juga: Bukittinggi Diguncang Gempa Tektonik 3,3 Magnitudo, Akibat Sesar Sianok

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit berharap even bertaraf internasional yang dimulai sejak 2009 ini, ke depan terus berlanjut. Ia meminta kepada bupati dan walikota yang ada di Sumbar tetap mempertahankan kegiatan ini jangan sampai berhenti.

"Mari kita pertahankan TdS ini," ajaknya.

baca juga: Viral Video Warga Bukittinggi yang Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Begini Kisahnya

Nasrul menegaskan, TdS tidak boleh berhenti apalagi sampai berpindah tangan ke daerah lain, karena Sumbar sudah bersusah payah memulainya hingga sukses sampai sekarang.

Kejuaraan balap sepeda Internasional Tour de Singkarak ke 10 ini diikuti 21 tim dari 22 negara, diantaranya 15 tim dari luar negeri dan 6 tim dari Indonesia.

Para pembalap mulai mengayuh sepeda menempuh 1.267 kilometer melintasi 16 kabupaten,/kota sejak hari ini hingga 11 November 2018.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Iwan R