Ikuti Ujian Gasnaswil, Wawako Raih Sabuk Hitam Kempo

"Sensei Yanuarizal didampingi Sensei Burhendra dan Sensei Marsudi mengatakan untuk sabuk hitam atau I DAN harus telah memegang sabuk coklat selama 3 tahun"
Ujian kenaikan pangkat Wawako Payakumbuh. (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz raih sabuk hitam atau I DAN pada ujian kenaikan tingkat para Kenshi yang berlangsung di Gedung KNPI Provinsi Sumbar. Ujian yang berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (2-4 Agustus 2019) tersebut diikuti oleh ratusan kenshi dari beberapa provinsi.

Sensei Yanuarizal didampingi Sensei Burhendra dan Sensei Marsudi mengatakan untuk sabuk hitam atau I DAN harus telah memegang sabuk coklat selama 3 tahun. Sedangkan dalam ujian kenaikan tingkat para Kenshi pada Gashuku Nasional Wilayah Sumatera I yang berlangsung di Padang tersebut ada beberapa tingkatan ujian yang diikuti oleh Kenshi yang berasal dari beberapa provinsi.

"Beberapa tingakatan yang diujikan pada Gasnaswil kali ini adalah V Kyu, IV Kyu, III Kyu, II Kyu, I Kyu, I Dan, II Dan. Para Kenshi tidak hanya berasal dari kabupaten dan kota di Sumbar tapi juga berasal dari Riau, Bengkulu, dan Jambi. Untuk tingkatan I DAN serta II DAN masing-masing diikuti oleh 22 kenshi termasuk Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz yang mengambil I DAN," kata Sensei Yanuarizal, Selasa 6 Agustus 2019.

Sebagai penguji, ia berharap Wakil Walikota yang berhasil melewati tahap demi tahap ujian mengambil tingkatan I DAN dapat memberikan semangat baru kepada para Kenshi lainnya. Kemudian juga dapat membawa perkembangan Kempo sebagai salah satu cabang olahraga yang patut diperhitungkan di Sumbar.

"Setelah melewati setiap tahapan ujian, baik ujian teori maupun ujian praktek, Wawako Payakumbuh lulus ke I DAN dan berhak menyandang Sabuk Hitam. Semoga keinginan dan rencana Kota Payakumbuh menjadi tuan rumah pada Kejurda Kempo pada bulan Desember 2019 juga dapat berjalan dengan lancar," katanya.

Sementara itu, secara terpisah Wawako Erwin Yunaz saat dihubungi via telepon genggamnya bersyukur bahwa olahraga yang digeluti sejak tahun 1984 tersebut dapat membawa dirinya menapaki sabuk hitam. Ia berharap tingakatan yang telah ... Baca halaman selanjutnya