Gunakan Kain Sarung, Peserta TdS Makan Bajamba di Istano Pagaruyung

"Pada Etape 3 ini start di Dermaga Danau Singkarak dan finish di Istano Basa Pagaruyung"
Para pebalap TdS 2018 mengenakan kain sarung untuk menaiki rumah gadang Istano Basa Pagaruyung dan makan makanan khas Tanah Datar usai finish Etape III, Selasa 6 November 2018 (KLIKPOSITIF/Irfan Taufik)

BATUSANGKAR, KLIKPOSITIF -- Para peserta Tour de Singkarak (TdS) 2018 disuguhi makanan khas Kabupaten Tanah Datar, dengan "Makan Bajamba" di Istano Basa Pagaruyung setelah penyerahan hadiah Etape 3.

"Makan Bajamba merupakan tradisi masyarakat Tanah Datar, di mana makan di atas rumah adat. Hal ini penghormatan kepada tamu dan pebalap yang datang dari berbagai negara, mudah-mudahan menjadi kenangan ke negara masing-masing," kata Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi di Istano Basa Pagaruyung, Selasa 6 November 2018.

Bupati menyebutkan selain makan "bajamba", yang menarik adalah para pebalap dunia tersebut mengenakan kain sarung untuk menghormati rumah adat Istano Basa Pagaruyung sekaligus diberikan secara cuma-cuma sebagai souvenir.

Penjamuan makanan khas Tanah Datar dan penampilan kesenian daerah yang dilakukan Pemkab Tanah Datar diharapkan mampu memperkenalkan pariwisata Tanah Datar ke dunia internasional yang akan berdampak terhadap peningkatan kunjungan wisata dan perekonomian masyarakat.

"Peserta yang berasal dari berbagai negara dapat menikmati seni budaya, makanan khas daerah, dan indahnya pesona alam Minangkabau sehingga menjadi pengalaman terindah dan mendapat kesan yang baik," katanya.

Bupati menyampaikan dengan pagelaran TdS ini kunjungan wisatawan ke Tanah Datar mengalami peningkatan, bahkan pembangunan sarana dan prasarana mengalami kemajuan begitu pesat seperti pembangunan Hotel Emersia Bintang Empat.

"Tanah Datar ditunjuk sebagai lokasi finish dan tiga kali dilewati TdS 2018 membuktikan beberapa program dan kegiatan sebagai penunjang even bergengsi ini mendapat sambutan yang luar biasa dari peserta dan pengunjung," katanya.

Secara nasional Tanah Datar telah ditetapkan sebagai wisata kuliner dan keindahan alam dan diharapkan masyarakat dapat mengemas ini sebagai kekuatan ekonomi yang baik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada Etape 3 ini start di Dermaga ... Baca halaman selanjutnya