Terkait Kecelakaan di Etape I TdS, Ini Komentar Wagub Sumbar

"Diminta kepada daerah penyelengara untuk memberikan tanda-tanda peringatan jika ada ruas jalan yang rusak"
Wagub Sumbar Nasrul Abit (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Etape I Tour de Singkarak (TdS) 2018 pada Senin 4 November 2018 kemarin dengan panjang lintasan 140,5 kilometer yang mengambil rute Kota Bukittinggi - Kabupaten Sijunjung diwarnai insiden kecelakaan. Insiden itu disinyalir buruknya kondisi ruas jalan yang dilintasi.

Menanggapi itu, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan, sebelum rute ini dimulai telah dilakukan perbaikan jalan oleh Dinas PU. Tetapi, karena kondisi alam yakni hujan yang menguyur terus menerus membuat jalan ini kembali tergerus.

"Dinas PU sudah kerja maksimal. Ini karena hujan terus menerus yang menguyur daerah tersebut. Ini faktor alam jadi tidak dapat kita hindari," tuturnya.

Untuk itu, di setiap daerah yang ada di Sumbar yang akan dilintasi pebalap TdS di beberapa etape selanjutnya, diminta kepada daerah penyelengara untuk memberikan tanda-tanda peringatan jika ada ruas jalan yang rusak.

"Saya telah telpon kepala dinas pariwisata agar meminta setiap daerah yang akan dilewati di setaip etape jika ada terjadi kerusakan jalan akibat kondisi alam, untuk diberi tanda peringatan agar tidak terjadi insiden yang dapat menciderai pebalap," katanya.

Lanjutnya, seperti jalan terban di Kelok Sembilan, untuk perbaikan berkemungkinan tidak terkejar lagi. Wagub berharap, khusus di Kelok Sembilan dapat dijaga saat pebalap melewati kawasan tersebut.

"Kita minta daerah yang masih lakukan perbaikan ruas jalan ini agar segera untuk menyelesaikan sebelum dilalui pebalap. Seperti, Pesisir Selatan. H-2 mereka janji sudah akan selesai perbaikan," tukas Ketua Tim Pengembangan Pariwisata Sumbar tersebut.

[Joni Abdul Kasir]