Dihukum karena Senggol Rossi, Marquez Merasa Diperlakukan Tidak Adil

"Menurutnya, dia tidak pantas menerima hukuman tersebut"
Marc Marquez menyenggol Rossi di tikungan ke 13 sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina (LAT Images)

MOTOGP, KLIKPOSITIF -- Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez merasa diperlakukan tidak adil atas masalah yang ia lakukan di balapan seri kedua MotoGP 2018, di sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina.

Ia mengatakan, hukuman yang tidak adil yang ia dapatkan itu lebih tepatnya saat ia menyenggol Valentino Rossi di tikungan ke 13.

Menurutnya, dia tidak pantas menerima hukuman tersebut, "Sebab itu terjadi pada banyak pembalap. Dalam balapan itu terjadi pada Zarco dan Pedrosa di Tikungan 13. Dani kemudian cedera, dan tidak ada yang dihukum," katanya.

Adiknya di kelas Moto2, Alex Marquez juga mendapatkan perlakukan serupa, bahkan mantan rekan satu tim Franco Morbidelli tersebut harus keluar dari lintasan.

"Kami adalah pembalap, dan hal-hal ini terjadi. Adik saya, misalnya, ia dipaksa keluar dari lintasan saat balapan," imbuh pembalap 25 tahun itu.

Dikutip dari Motorsport, The Baby Alien mengaku bahwa insiden tersebut biasa terjadi dalam balapan

"Ini balapan dan hal-hal seperti ini terjadi. Setiap pembalap memiliki masalah selama kariernya. Setiap pembalap harus meminta maaf," sebut dia.

Kendati demikian, Marquez mengaku mendapatkan banyak pembelajaran atas semua masalah yang ia lakukan di balapan seri kedua tersebut.

"aya banyak belajar, tapi lebih tentang balapan. Anda harus memberikan 100%, namun juga harus memahami bagaimana (kondisi) trek pada saat itu," ungkapnya.

Seperti diketahui, Marquez tidak tanggung-tanggung dikenai tiga hukuman. Pertama, ride-through penalty karena telah menyebabkan start tertunda.

Kedua, penalti turun satu posisi usai menyenggol Aleix Espargaro. Dan yang ketiga merupakan penalti 30 detik terhadap insiden dengan Rossi.(*)