Yamaha Ingin Marquez Dihukum Lebih Berat

"The Baby Alien telah membahayakan pembalap lain dan membuat balapan MotoGP terlihat buruk"
Marquez bersenggolan dengan Rossi di tikungan ke 13 sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina (LAT Images)

MOTOGP, KLIKPOSITIF -- Movistar Yamaha memberikan tanggapan serius terkait insiden Rossi dengan Vinales di tikungan ke 13 sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina.

Bos Yamaha, Lin Jarvis menyebutkan bahwa pihaknya ingin pembalap asal Spanyol tersebut mendapatkan hukuman lebih dari penalty 30 detik.

Pasalnya menurut dia, The Baby Alien telah membahayakan pembalap lain dan membuat balapan MotoGP terlihat buruk.

"Sebagai tim kami tidak dapat menerima aksi seperti ini oleh Marquez," katanya dikutip dari Sky Italia melalui Motorsport.

Soal faktor yang membahayakan, Yamaha berfikiran lebih luas, sebab saat balapan seri kedua dinihari tadi, Marquez tidak hanya membahayakan Rossi.

"Tapi juga Espargaro, hal itu tidak bisa diterima sebab membuat pembalap beresiko terluka dan kehilangan banyak poin," tukas Jarvis.

Terkait dengan tambahan hukuman tersebut, Jarvis mengaku bahwa dirinya telah berbicara dengan pihak pengatur balapan.

"Kami mendatangi Race Direction untuk memperjelas posisi kami dan Valentino datang bersama kami untuk menyatakan pendapatnya secara langsung. Sekarang kita harus menunggu (pernyataan) Race Direction dan FIM," beber dia.

Menurutnya, pengatur balapan harus segera memutuskan soal hukuman itu, "Mereka harus memutuskan apakah bisa melakukan sesuatu yang lebih, karena mereka sudah memberinya penalti 30 detik saat balapan," imbuh Jarvis.

"Valentino telah mengatakan, bahwa Marquez sangat berbahaya dan takut berada di dekat Marquez di trek. Ini adalah sesuatu yang perlu diselesaikan di masa depan, bukan hanya untuk kami tetapi untuk MotoGP secara umum," pungkasnya kemudian.(*)