Rossi: Permintaan Maaf Marquez Hanya Lelucon

"Permintaan maaf Marquez usai balapan hanya sebuah lelucon dan bagian dari Public Relations (PR)"
Marquez menyenggol Rossi di balapan seri Argentina (LAT Images)

MOTOGP, KLIKPOSITIF -- Marc Marquez kembali terlibat insiden dengan Valentino Rossi. Ulah manuvernya yang berbahaya di tikungan ke 13, Rossi harus keluar lintasan dan kemudian terjatuh.

Aksi Marquez di balapan seri kedua di sirkuit Termas de Rio Hondo tersebut bagi Rossi sangat berbahaya dan membuat balapan MotoGP terlihat buruk.

"Ini adalah situasi yang sangat buruk, karena dia menghancurkan olahraga kami, karena dia tidak memiliki respek untuk para rivalnya. Tak pernah demikian," kata Rossi.

Di sisi lain, pemegang gelar juara bertahan MotoGP tersebut mengakui kesalahannya dan mencoba meminta maaf pada Rossi usai balapan.

Usai balapan, Marquez tampak mendatangi pit box Rossi bersama timnya. Namun saat akan menemui Rossi, langkah pembalap asal Spanyol itu ditahan oleh sahabat The Doctor, Uccio Salucci.

Melihat kedatangannya ditolak, Marquez dan timnya langsung membalik badan dan kembali ke pit box mereka.

Penolakan (permintaan maaf) tersebut diakui oleh bos Yamaha, Lin Jarvis. Ia mengatakan, ulah Marquez sangat berbahaya.

"Saat itu, saya tidak tertarik berbicara dengan Honda atau Marquez. Dia mencoba masuk ke pit box kami, tapi ini bukan waktunya untuk melakukannya (meminta maaf)," sebut Jarvis.

Sementara itu Rossi menanggapi, permintaan maaf Marquez usai balapan hanya sebuah lelucon dan bagian dari Public Relations (PR).

"Itu adalah lelucon, dia tidak memiliki keberanian untuk datang ke kantor saya sendiri, tetapi dia selalu datang seperti biasanya bersama manajernya (Emilio Alzamora) dan dengan Honda di depan semua kamera," sebut Rossi dikutip dari Motorsport.

Melihat hal seperti itu dan merasa tidak dipedulikan oleh Marquez, Rossi mengakui bahwa dirinya tidak ingin berbicara dengan pembalap kelahiran 1993 tersebut.

"Saya tidak ingin berbicara dengannya. Saya tidak ingin mengatakan dia dekat dengan saya, karena saya tahu bahwa dia tidak benar tentang apa ... Baca halaman selanjutnya