Begini Perubahan Pengaturan Motor MotoGP Saat Balapan Hujan

"Ketika hujan turun, para pembalap diperkenankan untuk mengganti motor mereka dengan motor yang khusus"
Ilustrasi (Net)

MOTOGP, KLIKPOSITIF -- Sejak tahun 2005 lalu, balapan MotoGP menerapkan peraturan flag-to-flag, yang memungkinkan balapan terus dilanjutkan saat hujan turun.

Dalam aturan itu, ketika hujan turun, para pembalap diperkenankan untuk mengganti motor mereka dengan motor yang khusus dipakai untuk kondisi hujan, atau sebaliknya.

Terdapat beberapa perbedaan pada motor kering dan hujan, yang paling kentara adalah pada ban, dimana ban hujan memiliki kompon lebih lunak, serta memiliki alur.

Suspensi bagian depan motor pun menggunakan per yang lebih lunak, dengan maksud memberi transfer beban yang lebih baik untuk menghasilkan grip pada ban.

Hal yang sama pun dipakai pada shockbreaker belakang, yang menggunakan per yang lebih lunak dari kondisi kering.

Sektor pengereman pun tak luput dari perhatian, rem karbon yang biasa dipakai pada kondisi normal digantikan oleh rem konvensional, yang memiliki suhu optimal lebih rendah dibanding karbon.

Setting ECU pun sama pentingnya, karena saat hujan biasanya para pembalap lebih memilih mapping mesin dengan penyaluran tenaga yang lebih halus, selain pengaturan kontrol traksi dan beberapa perangkat lainnya.(*)